Rabu, 19 Mei 2010

10 Cara untuk Meningkatkan Prestasi di Sekolah

10 cara penting yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan prestasi di sekolah:

1. Jadilah seorang pemimpin. Latihlah rasa tanggung jawabmu.
Apabila guru meminta bantuanmu untuk mengerjakan sesuatu misalnya membersihkan kelas, jangan ragu untuk menerimanya. Ajak beberapa teman kelas dan pimpin mereka untuk membersihkan kelas bersama-sama.
2. Mendengarkan penjelasan guru dengan baik.
Jawablah setiap pertanyaan yang diajukan oleh guru apabila kamu mengetahui jawabannya. Jangan menunggu guru untuk memanggil kamu untuk menjawab pertanyaan.
3. Jangan malu untuk bertanya.
Selalu ajukan pertanyaan kepada guru apabila tidak mengerti tentang sesuatu hal.
4. Kerjakan PR dengan baik, jangan selalu mencari alasan untuk tidak mengerjakannya.
Jangan malas mengerjakan PR dengan alasan lupa atau menunda-nunda mengerjakannya. Enak kan kalau kita cepat mengerjakan PR, jadi masih punya banyak waktu untuk bermain dan nonton TV deh!
5. Setiap pulang dari sekolah, selalu mengulang pelajaran yang tadi diajarkan.
Nanti sewaktu ada ulangan jadi tidak banyak yang harus dipelajari! Asyik!
6. Cukup istirahat, makan dan bermain.
Semuanya dilakukan secara berimbang. Setelah pulang sekolah, kita sering ingin cepat-cepat bermain dan melupakan segala hal penting lainnya, contohnya makan dan istirahat. Padahal setelah seharian di sekolah, tak terasa badan kita membutuhkan masukan energi tambahan yang bisa didapatkan dari istirahat dan makanan yang kita makan. Oleh karenanya kita harus dapat membagi waktu untuk makan, istirahat dan bermain. Kalau semuanya dilakukan dengan baik, badan jadi segar setiap hari! Jadi tidak sering mengantuk di kelas!
7. Banyak berlatih pelajaran yang kurang disuka.
Apabila kamu tidak menyenangi suatu mata pelajaran, contohnya matematika, maka banyak-banyaklah berlatih, mengikuti kursus atau belajar berkelompok dengan teman. Sehabis belajar bisa bermain dan menambah teman baru di tempat kursus. Selain itu, siapa tahu dari kurang menyukai matematika, kalian malahan menyukainya.
8. Ikutilah kegiatan ektrakurikuler yang kamu senangi.
Cari tahu kegiatan apa yang cocok dan kamu suka. Contohnya apabila kalian suka pelajaran tae kwon do, cobalah untuk mengikuti kursus dari kegiatan tersebut, sehingga selain belajar pelajaran-pelajaran yang diajarkan di sekolah, kalian juga dapat mendapatkan pelajaran tambahan di luar sekolah.
9. Cari seorang pembimbing yang baik.
Orangtua adalah pembimbing yang terbaik selain guru. Apabila ada yang kurang jelas dari keterangan guru di sekolah, kalian dapat menanyakan hal tersebut kepada orang tua. Selain itu, kalian juga dapat belajar dari teman yang berprestasi.
10. Jangan suka mencontek teman.
Kalau mencontek, kamu bisa bodoh karena tidak berpikir sendiri. Lagipula belum tentu, teman yang kamu contek itu menjawab pertanyaan dengan benar. Belum lagi kalau ketahuan guru dan teman lain, malu kan? Kalau kamu rajin belajar, pasti bisa menjawab semua pertanyaan dengan benar sehingga ulangan dapat nilai baik.
0 komentar

Kandungan Gizi Pada Makanan Jajanan

Akhir-akhir ini beragam isu kesehatan menjadi topik hangat yang dibicarakan berbagai kalangan, termasuk para orangtua. Kasus formalin, boraks, hingga zat pewarna pada makanan membuat kita semua harus lebih hati-hati lagi dalam memilih makanan terutama makanan yang dikonsumsi oleh anak-anak. Dalam hal ini para orangtua harus melakukan pengawasan lebih ketat terhadap makanan apa saja yang dibeli bebas alias jajanan, tidak terkecuali makanan yang disediakan di kantin sekolah.

Dengan kondisi tersebut, diperlukan komunikasi antara orangtua murid dan guru untuk saling memberikan masukan dan pengawasan pada makanan di kantin sekolah dengan memberikan dan menyediakan makanan yang sehat dan bergizi bagi murid.

Berikut ini informasi penting yang bisa Anda jadikan bahan diskusi dan beberapa tips mengatasi kebiasaan jajan :

Zat terlarang yang terkandung dalam bahan makanan:
  • Zat pewarna yang dilarang, antara lain auramine, metanil yellow, chrysoidine, rhodamin, burn umber. Zat pewarna yang dimaksud dipergunakan untuk pewarna industri tekstil dan lain-lain.
  • Zat pengawet, seperti nitrofuran, asam benzoate, dan kloroform. Formalin dan boraks juga berada di antara pengawet yang dilarang karena bukan untuk digunakan pada makanan.
  • Zat pemanis, sakharin dan siklamat.
Bahaya yang mengancam:
  • Zat pewarna seperti rhodamin, jika dikonsumsi secara berlebihan akan menyebabkan kanker hati beberapa tahun mendatang.
  • Vetsin atau mono sodium glutamate (MSG) yang dikonsumsi secara berlebihan bisa menyebabkan kanker. Dalam jangka pendek bisa juga menyebabkan pusing dan mual.
  • Formalin dan boraks bisa membuat gangguan pencernaan, muntah-muntah, hingga depresi system saraf.
  • Pencemaran timbal (Pb) pada makanan yang dijajakan di pinggir jalan tidak bisa diremehkan karena bisa mengakibatkan infertilitas, kelumpuhan, mual, dan muntah-muntah, sakit kepala, hingga kesulitan berpikir.
  • Selain timbale, makanan jajanan yang tidak higienis sangat mungkin tercemar bakteri E.coli. Bakteri ini menyebabkan sakit perut, diare dan gangguan pencernaan lainnya.
Tips menghindari jajanan:
  • Biasakan makan pagi. Hal ini efektif untuk mengurangi nafsu jajan pada anak dan remaja.
  • Membawa bekal. Dengan membawa bekal, selain kebersihan terjaga, nutrisi juga dijamin seimbang.
  • Sediakan kudapan/camilan sehat di rumah, bisa berupa buah, kue rendah kalori atau yoghurt.
  • Variasi makanan di rumah. Menu yang berganti-ganti membuat kita tidak cepat bosan dan mencari pilihan lain di luar rumah, yang belum tentu memenuhi syarat gizi. Ini bisa diterapkan juga di kantin-kantin sekolah dengan menyediakan makanan yang sehat yang variatif dan bergizi, sehingga murid tidak membeli jajanan di luar sekolah.
  • Jangan biasakan mengganti makanan dengan jajanan.
  • Jangan terlalu sering makan di restoran fast food. Makanan yang ditawarkan umumnya mengandung garam yang tinggi dan penyedap rasa berlebih. Kandungan kalorinya juga lebih besar disbanding kandungan nutrisinya. Protein, mineral dan vitaminnya pun sangat rendah.
Dengan mengetahui dampak baik dan buruk dari makanan jajanan, paling tidak kita bisa meminimalisir hal-hal buruk yang mungkin akan terjadi.
0 komentar

Akhir Masa Sekolah, Akhir Masa Belajar?

Daniela dan Marcela merupakan anak kembar. Mereka adalah siswa kelas 6 di sebuah sekolah dasar (SD) di Jakarta. Daniela dan Marcela adalah sebagian anak yang ingin sekali menyelesaikan tes ujian akhir dengan baik dan setelahnya mereka sudah tidak sabar untuk mendapatkan libur panjang sekolah. Merekapun sudah memikirkan rencana apa yang akan dilakukan saat liburan nanti.
Tetapi ada hal yang harus diperhatikan saat masa liburan, yaitu kalian harus tetap siap untuk belajar hal-hal baru. Akhir masa sekolah bukan merupakan akhir dari masa belajar, bahkan di saat liburanpun kalian bisa menambah ilmu pengetahuan dengan cara yang bermacam-macam.
Contohnya, kalian bisa mencoba untuk menanam bunga di kebun belakang rumahmu. Rawat bunga tersebut hingga akhirnya tumbuh dan berkembang. Selain kalian mempelajari bagaimana menanam dan merawat bunga, kebun belakang rumah jadi tampak indah kan? Orang tuamu pasti juga akan sangat senang.
Untuk kalian yang suka binatang, kalian bisa pergi ke kebun binatang yang ada di kotamu. Disana kalian bisa mempelajari jenis-jenis binatang, bentuk, cara makannya, dan sebagainya. Kamupun menjadi senang dan secara tak terasa, kalian mempelajari hal-hal baru lho.
Nah, bagaimana dengan liburanmu? Apakah kalian siap untuk mempelajari hal-hal baru? Caranya mudah kok, cari kegiatan yang belum pernah atau jarang kalian lakukan. Bila perlu, ajak orang tua atau saudaramu untuk melakukannya bersama. Selain menyenangkan, pengetahuan kalian jadi bertambah lho!
Selamat berlibur!
0 komentar

Manfaat Belajar Kelompok



Seringkali bapak atau ibu guru memberikan PR yang terkadang kamu sendiri merasa kesulitan untuk menyelesaikannya. Selain bertanya pada orangtua ataupun guru les, satu cara ini bisa juga dilakukan yaitu dengan belajar kelompok bersama-sama dengan teman. Caranya, bentuklah sebuah kelompok belajar di salah satu rumah teman dengan anggota maksimal lima orang. Jangan terlalu banyak, nanti bukannya bisa belajar bersama malah kebanyakan bercanda. Jadi tidak belajar deh! Jangan lupa, ajak satu atau dua orang teman yang selalu mendapat nilai baik dan berprestasi disekolah dalam kelompok belajarmu!
Apa saja manfaat dari belajar kelompok?
  • Belajar dengan membentuk kelompok belajar sendiri dapat memotivasi semangat belajar antara teman satu dengan lainnya.
  • Saling berbagi informasi dan pengetahuan antara teman. Teman yang pandai dapat mengajari dan menularkan kepandaiannya kepada teman lainnya.
  • Membangun komunikasi timbal balik dengan adanya diskusi.
  • Bekerjasama menyelesaikan PR sekaligus bersosialisasi di luar sekolah.
0 komentar

Gigi Sehat? Memang Ada Gunanya?


Di suatu malam, setelah lelah bermain playstation, Doni hendak tidur. Sambil terhuyung-huyung menuju ke kamar tidur, ibunya mengingatkannya untuk menggosok gigi terlebih dahulu "Ugh! Sebel! Aku sudah ngantuk berat nih. Kenapa sih harus gosok gigi? Kan tidak ada kotoran yang menempel di gigiku!" begitu batin Doni. Karena takut dimarahi ibu, Donipun menggosok giginya setengah malas-malasan.

Sering kita menemui keadaan seperti Doni diatas. Bahkan kadang sebelum tidur kita malas untuk menggosok gigi. Kitapun beranggapan, toh tidak ada kotoran yang menyelip di gigiku. Eit, tunggu dulu, tidak ada kotoran yang menyelip bukan berarti tidak ada bakteri di mulut kita lho!

Agar kalian dapat mengetahui pentingnya menggosok gigi, coba kalian lakukan percobaan berikut ini.

Untuk percobaan siapkan bahan-bahan sebagai berikut:

 1.2 (dua) buah Telur yang sudah direbus dan dibuang kulitnya.
 2.Minuman soda (Coca Cola / Pepsi / Root Beer atau air soda yang berwarna coklat).
 3.Air putih.
 4.2 (dua) buah mangkok.
Percobaannya sebagai berikut:

 1. Isi mangkok pertama dengan minuman soda.
 2.Masukkan telur yang sudah direbus kedalam mangkok pertama tersebut.
 3.Diamkan telur dalam soda tersebut selama semalam.
 4.Isi mangkok kedua dengan air putih.
 5.Masukkan telur yang sudah direbus kedalam mangkok kedua tersebut.
 6.Diamkan telur dalam air putih tersebut selama semalam.
 7.Keesokan harinya, buang minuman soda di mangkok pertama. Buang air putih di mangkok yang kedua.
 8.Bedakan warnanya!

Nah setelah percobaan diatas dilakukan, dapat diketahui bahwa apabila gigi kalian tidak digosok sebelum tidur, warnanya akan menjadi seperti telur dalam minuman soda, berwarna kecoklatan. Hiii... serem kan? Sedangkan apabila kalian menggosok gigi, gigi kalian akan tetap putih seperti telur di mangkok kedua. Nah, ini yang baru oke!

Makanya, mulai sekarang jangan malas untuk menggosok gigi sesering mungkin. Biasakan untuk merawat gigi dan mulut kita agar terhindar dari penyakit. Kalau mulut dan gigi kita sehat dan putih, jadi tambah "Pe De" deh! Bau Mulut?! Engga' lah ya!
0 komentar

Pentingnya Sarapan Pagi

Tahukah Anda bahwa sarapan yang kita makan sehari-hari sangat mempengaruhi kita dalam melakukan sesuatu hal? Dari penelitian yang ada, menunjukkan bahwa anak-anak yang makan sarapan pagi lebih berprestasi di sekolah. Selain itu studi juga menemukan bahwa apa yang kita makan pada sarapan pagi amatlah menentukan terhadap apa yang kita lakukan, terutama kualitas belajar anak-anak.

Suatu studi mengatakan bahwa komposisi yang tepat pada sarapan pagi sangat mempengaruhi proses belajar anak-anak. Dalam studi itu ditemukan, anak-anak yang memakan banyak makanan yang mengandung serat seperti sayuran, gandum, dan oatmeal melakukan beberapa hal dengan lebih baik dalam mengingat pelajaran (verbal & spatial) dan perhatian yang lebih baik (visual & auditory).

Makanan yang banyak mengandung serat dan protein akan lebih mudah dicerna dan memiliki kadar glukosa lebih rendah dibanding makanan lainnya. Glukosa adalah suatu jenis gula yang merupakan sumber pembentukan sel-sel tubuh. Tubuh kita mengubah karbohidrat dari makanan dan mengubahnya menjadi glukosa. Oleh karena itu biasakanlah kita menempatkan selalu banyak makanan berserat disamping makanan mengandung karbohidarat dalam sarapan pagi untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas belajar anak-anak.
0 komentar

Bersahabat dengan Alam

Kabar bencana banjir dan tanah longsor seolah susul menyusul mengisi berita di setiap stasiun televisi. Tidak hanya di daerah hutan atau desa terpencil, bahkan perkotaan. Disikapi sebagai bencana atau akibat dari ulah manusia dalam bentuk peringatan alam?
Banyaknya penggundulan hutan menjadi salah satu sebab banjir dan rawan longsor. Berbagai program penghijauan telah dicanangkan oleh pemerintah dan masyarakat. Selain pemantauan dan evaluasi yang harus dilakukan secara berkelanjutan, kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup amatlah diperlukan.
Sayangnya, kesadaran akan menjaga kelestarian ini rupanya kurang diperhatikan oleh pemerintah dan sebagian besar masyarakat kita. Kita lihat saja di daerah perkotaan. Terlepas dari masalah drainase, sangatlah perlu dilakukan beberapa pembenahan, penghijauan kota juga patut menjadi sorotan pemerintah daerah. Sedangkan pembuangan sampah tidak pada tempatnya telah menyumbat saluran-saluran air. Bahkan membuang sampah sekecil bungkus permen dilakukan secara sembarangan. Hal ini seharusnya menjadi perhatian masyarakat.
Saat banjir dan longsor datang, saat korban mulai berjatuhan, saat kerugian mulai terhitung, apa yang harus kita lakukan? Selalu saja muncul suara "Siapa yang salah?".  Masyarakat menyalahkan pemerintah yang dianggap kurang tanggap dan cekatan mengantisipasi dan mencegah terjadinya banjir. Ditambah lagi dengan lambatnya penanganan atas korban banjir. Sebaliknya pemerintah menuding masyarakat yang terlampau berharap meminta bantuan keselamatan setelah banjir terjadi.
Sebaiknya kita tidak usah menyalahkan satu sama lain. Hanyalah kesadaran untuk menjaga lingkungan hidup yang kita perlukan. Saat liburan ini merupakan saat yang tepat bagi diri kita sendiri untuk berjanji menjaga lingkungan disekitar. Hal yang paling mudah dilakukan adalah dengan membuang sampah pada tempatnya.
Marilah kita belajar dari kesalahan yang telah terjadi dan janganlah mengulangi kesalahan itu lagi.


0 komentar

Tips Sukses Bisnis Sendiri

Bagi anda yang ingin berusaha sendiri tentu tidak mau jika usaha bisnis anda gagal total atau berhenti ditengah jalan. Setiap orang pasti pingin usahanya lancar. Berikut adalah tips suskes bisnis sendiri :
  • Pertimbangkan dengan masak, bisnis yang akan anda geluti tersebut. Pilih usaha yang benar-benar anda kuasai atau mungkin malah menjadi hobi anda.
  • Produk barang atau jasa yang akan anda harus memiliki keunikan atau memang banyak dibutuhkan oleh masyarakat di sekitar tempat anda membuka usaha.
  • Ikutilah seminar, pelatihan atau banyak membaca buku tentang bisnis tersebut. Sehingga anda bisa banyak belajar dari pengalaman keberhasilan dan kegagalan orang lain.
  • Jangan sampai keunungan yang sudah anda peroleh di bulan-bulan pertama dipergunakan untuk kebutuhan keluarga yang lain. Pisahkan keuangan rumah tangga anda dengan bisnis anda.
  • Harus kreatif, ulet dan tidak gampang menyerah jika mengalami masalah di suatu saat.
0 komentar

I am

Glitter Text Generator at TextSpace.net

My VideO

 
 

© Bluberry Template Copyright by My Creation

Template by Blogger Templates | Blog-HowToTricks